Masih Edisi Rindu


Tak henti aku ucapkan Tahmid sebagai rasa syukur atas kesempatan yang telah Allah SWT beri untukku karena bisa menjadi bagian dari keluarga VTIC Foundation.


Assalamualaikum teman-temanku.
Bukan maksud ingin memiliki niat tidak baik, insyaAllah aku hanya ingin berbagi cerita kepada teman-teman dan maksud hati mengenang dalam tulisan agar momen terindah dalam hidupku tidak hilang.
Tetapi mohon maaf sebelumnya tidak bisa aku ceritakan secara detail, karena ada hal yang harus dipublikasi dan tidak :)
***
Tepat di hari Jum’at, 02 Agustus 2019 aku dipertemukan dengan teman-teman perwakilan provinsi se-Indonesia yang luar biasa. Untuk pertama kenal, rasa canggung masih ada, beradaptasi, mencoba saling mengenal, dan pastinya bawa enjoy aja. 

Saling berbagi kasih?
Awalnya, aku takut saat detik-detik harus bertemu mereka.

Bahkan sempat terlintas dalam benakku, pasti akan sulit rasanya bagiku untuk menatap 52 mata di hadapanku. Sebagai seseorang yang senang dengan kesendirian dan tidak pandai dalam memulai suatu percakapan yang asyik, dengan banyak pertimbangan akhirnya aku harus mencoba memudarkan kebiasaan itu. Karena jika ini dibiarkan, aku akan merasa kesulitan nantinya.
Ah ... entahlah ....

Tiga hari kita lewati bersama.
Ternyata benar, dengan meyakinkan diri sendiri untuk mencoba masuk ke dalam dunia teman-teman baruku, membuat hari-hariku lebih bahagia.

Nyaman sekali rasanya menghabiskan waktu bersama mereka. Setelah tidur satu kamar dan melewati setiap agenda bersamaan saat pelatihan, yaa tentunya harus berakhir juga. Tepat tanggal 04 Agustus 2019, hampir tengah malam sebelum kami packing barang-barang untuk keberangkatan, ada penutupan pelatihan yang dihadiri kakak alumni VTIC Cycle sebelumnya untuk berbagi cerita. Tetapi sedih rasanya, karena kita akan dipisah ke berbagai ladang di Sarawak.



Di ruangan kecil itu, kami berbagi kisan dan kasih, juga tak terasa seisi ruangan dibanjiri air mata. Bahagia dan sedih saat itu campur aduk. Entahlah, aku pun tidak bisa mendeskripsikannya lebih jauh. Tapi it’s okey. Nanti kalau udah di ladang, kita akan saling berkabar dan menyempatkan waktu untuk jalan-jalan bareng, walau sejujurnya susah signal untuk berkabar. Tidak masalahlah, karena aku percaya selalu ada cara untuk menuntaskan rasa rindu, he he he.

Comments